Mahasiswa universitas Nahdatul Ulama yang tergabung dalam komunitas Ruang Bebas atau (KRB) Menyelengarakan kegiatan Bakti sosial (Baksos) dikelurahan angke setiap hari minggu. Kegiatan ini adalah suatu bentuk gerakan dari mahasiswa/i universitas Nahdatul Ulama yang secara langsung berkontribusi dalam kegiatan masyarakat, artinya kegiatan ini merupakan bentuk dari sebuah kesadaraan kaum milenial agar dapat berperan dalam menertipkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan yang diselengarakan berupa pembelajaran-pembelajaran yang diberikan oleh anggota (KRB) Seperti mengajarkan pelajaran bahasa inggris, maupun bahasa indonesia. Tidak hanya itu. Bimbingan yang diberikan juga bukan hanya materi-materi saja, tetapi juga bimbingan fisik lainnya, seperti pencak silat, Menari, dan lain sebagainya. Artinya dengan adanya mimbingan fisik ini, bertujuan untuk menyadarkan adik-adik untuk lebih mampu mengembangkan kebudayaan mereka, melalui berbagai macam cara yang diajarkan.
"Mungkin apa yang kami lakukan belum seberapa besar hasilnya untuk generasi penerus bangsa, tetapi kami yakin, bahwasannya berawal dari kegiatan yang kecil ini pun kami dapat membantu mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti yang sudah tertera didalam UUD 1945, dan juga kegiatan ini adalah bentuk kerjasama dan rasa solidaritas yang tinggi dari teman-teman (KRB). Tidak ada paksaan, ataupun merasa beban ketika mereka mampu secara langsung turun ke masyarakat, dan memberikan perannya masing-masing kepada adik-adik dikelurahan angke" kata mu'amar Rizal fauzi selaku ketua (KRB) Priode 2019. Di samping itu juga, (KRB) mendapatkan banyak apresiasi dari para dosen-dosen di kampus, maupun masyarakat yang ada dikelurahan angke, dalam hal ini juga terlihat ada begitu banyak harapan yang besar dari masyarakat setempat agar, Komunitas Ruang Bebas secara rutin menyelengarakan kegiatan bakti sosial ini, guna dampaknya akan semakin terlihat jelas dari adik-adik setelah mendapatkan pembelajaran tambahan dari anggota KRB, karna bentuk karakter merekapun bisa dibentuk menjadi lebih baik, ketika mereka mendapatkan perhatian tambahan dari orang lain.
"Percuma Menjadi mahasiswa yang memiliki wawasan intelektual yang bagus, apa bila tidak bisa dipotret dan didokumentasikan dalam sejarah perjuangan, artinya menjadi mahasiswa yang baik, adalah mahasiswa yang bekerja tanpa pamrih, dan berkorban untuk masyarakat adalah suatu bentuk pekerjaan yang sangat mulia, sesuai dengan tri Darma perguruan Tinggi" kata Aldiansyah

0 komentar:
Posting Komentar